Kenapa pengajuan
kredit seseorang atau perusahaan tidak disetujui? berikan penjelasannya!
Semakin
banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi membuat orang mengajukan pinjaman uang.
Apalagi saat ini pengajuan pinjaman bisa dilakukan online.
Tapi tak jarang pengajuan
kredit kamu ditolak oleh pemberi pinjaman. Alasannya pun bisa sangat sepele,
lho. Meski ini adalah penyebab yang umum terjadi, banyak orang yang tidak
mengetahuinya.
1. Kamu
Sulit Dihubungi
Saat mengajukan pinjaman, pihak pemberi pinjaman (analis
kredit) pasti akan melakukan wawancara terkait data diri melalui telepon.
Oleh karena itu, pastikan kamu mengisi informasi kontak
dengan benar. Pengajuan kredit bisa ditolak jika pihak pemberi pinjaman
kesulitan menghubungi kamu.
2.
Referensi Gagal untuk Dihubungi
Selain kamu, pihak penberi
pinjaman juga akan menghubungi referensi yang kamu cantumkan. Referensi bisa
suami/istri, orangtua dan atasan di kantor. Pastikan juga nomor telepon
referensi yang kamu berikan benar.
3. Riwayat Kredit Kamu
Buruk
Bank Indonesia (BI) memiliki daftar
riwayat peminjaman uang di bank maupun lembaga keuangan non bank.
Jika
berdasarkan data BI Checking tersebut kamu dinyatakan punya riwayat kredit
buruk. Pinjaman kamu pasti tidak akan dicairkan.
4. Mencantumkan Informasi yang Salah
Saat mengisi formulir pengajuan
pinjaman, pastikan kamu mencantumkan informasi yang benar dan akurat.
Contohnya
seperti penghasilan, status rumah, dan status pekerjaan. Jangan sampai kamu
membohongi pihak peminjam.
Sebab, analis
kredit pasti akan melakukan pengecekan lapangan. Jika faktanya tidak sesuai,
pengajuan pinjaman bisa langsung ditolak.
5. Penggunaan Kartu Kredit
Salah satu syarat lain untuk
mengajukan pinjaman adalah memiliki kartu kredit (pinjaman KTA). Alasanya, pola
penggunaan kartu kredit akan mencerminkan kondisi finansialmu.
Riwayat
penggunaan kartu kredit pun akan dijadikan pertimbangan untuk menyetujui
pinjaman. Jika kamu terbiasa menggunakan 70% dari limit atau bahkan melakukan
pengeluaran yang melebihi limit, pengajuan pinjaman akan sulit diproses.
6. Jumlah Pinjaman Terlalu
Besar
Jika sebelum mengajukan pinjaman kamu
berpikir untuk mengajukan kredit sebesar-besarnya.
Tapi, jumlah
limit kredit yang diberikan tidak ditentukan oleh keinginanmu. Limit kredit
akan disesuaikan dengan kemampuan kamu membayar utang.
Pemberi
pinjaman biasanya akan mengecek berapa besar penghasilan utang lain yang kamu
miliki.
7. Belum Punya Kartu Kredit
Khusus untuk produk pinjaman tertentu,
pemberi pinjaman biasanya akan memberi syarat tertentu seperti kepemilikan
kartu kredit aktif selama minimal 1 tahun.
Kartu kredit
yang aktif berarti kartu kredit tersebut masih digunakan dengan rutin dan dibayarkan
cicilannya.
8. Lokasi dan Kondisi Rumah
Hal ini berlaku untuk pengajuan Kredit Pemilikan Rumah
(KPR). Meskipun secara penghasilan dan persyaratan lainnya sudah memenuhi
ketentuan pemberi pinjaman, permohonan kamu bisa ditolak karena alasan satu ini.
Asal tahu saja, bank biasanya lebih mudah memberikan KPR
jika lokasi rumah dekat dengan jalan raya, bisa dilalui mobil dan bebas banjir.
Sementara untuk rumah second, bank biasanya akan melihat kondisi rumah. Semakin
baru sebuah rumah, semakin mudah pinjaman dicairkan.
Itulah sejumlah penyebab yang membuat pengajuan pinjaman
kamu ditolak. Oleh karena itu sangat penting untuk melakukan persiapan terlebih
dahulu sebelum mengajukan pinjaman. Selamat mempraktikkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar